Dari SOC Sampai Rasionalisasi

Kenapa sih gw ngotot ke Jakarta? (baca_dulu_yg_ini) Tentu bukan karena demi tiket 400ribu itu dong?

Yup, lu benar. Gak mungkin demi tiket 400ribu itu. Tapi demi tiket PP 800ribu yg non retur. Gw ke Jakarta yang cuma seminggu itu karena sahabat gw dari SMP bakalan merit Sabtunya (11 Desember 2010).

Seperti pernah gw singgung kalo saat SMP-SMU dulu gw punya band, namanya SOC. Selama 4 tahun ngeband sama sekali belum pernah ciptain lagu *sigh* Sekalinya rekaman 'cuma' buat b'day gift salah-satu personilnya. Itu pun rekamannya live alakadarnya (sama sekali gak layak masuk dapur rekaman.

Pengalaman Pertama....

Ini kali ke dua gw terdampar menunggu pesawat yang delay sambil ngeblog. Pesawat yang harusnya terbang jam10, diralat menjadi jam 11.35 via sms sehari sebelumnya. Tepat saat check in dapat informasi kalo pesawat delay sampai jam14. Nice. Empat jam di terminal 1B. Tanpa koneksi inet dan sofa.

Sewaktu berangkat ke Jakarta, tepat seminggu lalu, gak kalah serunya juga. Hari Selasa yang terik sangat di Palangkaraya, gw punya satu tugas untuk printing doc tapi entah kenapa gw males banget keluar kantor. Akhirnya gw paksakan juga untuk keluar. Sepanjang jalan beberapa kali motor gw hampir ditabrak orang. Duh, riders di dekat mes kantor gw emang makin ugal-ugalan. Kayaknya gak tobat tuh tabrakan saban hari. Akhirnya untuk menghindari tanda-tanda kecelakaan tsb gw masuk lah jalan tikus, melewati perumahan. Gak dingaya justru masuk ke kompleks itu awal petaka yang menimpa gw.

I Love Your Voice.... I Love Your Story....

Jangan minta gw melihat fotomu karena gw gak mau mengenal kamu dari foto. Walaupun foto bercerita banyak, tapi foto tidak bercerita tentang kamu.
Bukankah sudah gw bilang bahwa gw suka suaramu dan gw suka kisahmu? Cukup dari sana saja gw belajar mengenal kamu sampai rasa penasaran tsb dipuaskan saat bertemu.
Atau jangan-jangan karena kamu minder sehingga mengumpulkan foto lebih banyak dari kisahmu sendiri, untuk dibagikan kepada orang-orang asing seperti gw saat ini?
Tapi aku tidak perduli dengan foto-fotomu. Dari pada kamu mengirimkan gw foto, kirimkan saja gw kisahmu atau sekedar suaramu. Itu yg ingin aku dengar. Itu yg ingin aku kenal.
Saat kamu berhenti mengirimkan kiasahmu dan suaramu, saat itu gw merasa jauh dari kamu dan terpaksa berhenti mengenal kamu.

Friday, December 03, 2010 6:54 PM

Seperti biasa, awal Desember menjadi bulan yang dinanti-nantikan. Tidak saja hanya karena Natal tapi juga karena tahun baru. Biasanya bulan ini menjadi terasa damai. Undangan Natal dan lagu-lagu Natal berkumandang, bukan saja di gereja tetapi juga di mall-mall. Entah kita merayakan Natal atau tidak tapi sebagian besar orang menikmati eforia ini.

Sayangnya gw mengawali hari pertama dalam bulan ini justru dengan tidak damai. Diawali dengan matinya satu Nodal ke arah kota Sampit. Itu artinya dalam sekejap sinyal di Indosat di kota tsb lumpuh. Gak hanya itu, bahkan BSC kota Palangkaraya juga dalam keadaan mati. Memang belum faulty tapi dalam beberapa saat kemungkinan tsb jelas akan terjadi.

Tragedi November

Ternyata benar apa yang gw perkirakan di awal bulan ini, adalah bulan November yg penuh cinta-cinta. Ouch. Nah kalo sebelumnya agak-agak sentimentil, yg ini agak-agak tragis.

Tanggal 8 Novemer kemarin sahabat gw berkunjung ke Banjarmasin. Sebenarnya dalam rangka tugas kerja, cuma jadinya malah kayak liburan. Gw dah lumayan lama gak ketemu dia, mungkin ada setahun, apa dua tahun. Gw juga lupa. Tapi yang pasti gw kenal dia semenjak 2003, dan menjadi sangat akrab setelahnya karena memiliki minat yang sama pada drum.

November Love

Gw gak tahu dari mana asalnya kenapa bulan November menjadi bulan yang romantis dan penuh dengan benih-benih cinta. Entah karena menjelang natal dan banyak benih cinta yang siap dituai saat Desember nanti atau karena November memiliki satu arti yang lain.

Dengan alasan romantis itu banyak orang yang melangsungkan pesta pernikahannya di bulan ini. Bisa gw tebak tahun depan di tanggal 11 bulan ini pasti banyak sekali diselenggarakan pesta pernikahan.

Milis Aneh!


Pernah ikut milis? Atau mungkin ikut forum?

Bisa dibilang gw banci sosial network, khususnya forum dan milis. Jauh sebelum gw punya BB dan meneriman email semudah membaca sms, gw gandrung dengan yg namanya forum. Tercatat ada 8 forum sebagai partisipan, 4 forum aktif dan satu forum sebagai moderator.

Jaman semakin canggih - sebenarnya milis itu lebih primitif dibandingkan forum, hanya karena menerima email saat ini sudah sangat mudah sehingga komunitas beramai-ramai menggunakan emailgroups sebagai networking.