Keyboard Terbaik di Smartphone

Kalau gw boleh urutkan keyboard terbaik sebagai penulis - iya, lu gak salah baca, walaupun banyak typo gw ini penulis... - maka SwiftKey ada di puncak keyboard ternyaman untuk smartphone.

Gw percaya yg dikatakan Steve Job, bahwa yg namanya handphone itu ya harus bisa digunakan hanya dengan satu tangan (statment ini dulu muncul karena banyak yg mempertanyakan ukuran layar iPhone yg betah di 3.5"). Dan gw percaya kalau SwiftKey ada sewaktu mr. Steve Job masih hidup, pasti iPhone buru-buru dibuat ukuran 4". Karena SwiftKey ini satu2nya keyboard yg memungkinkan kita bisa mengetik dengan nyaman di layar 5" menggunakan satu tangan. Itu makanya gw gak gitu suka ukuran layar di atas 5", dan kalau trend ini dibiarkan terus, gw yakin manusia moderen akan berevelusi memiliki volume tangan yg besar ketimbang volume kepala yg besar.

I Am Fabulous Speaker!

Hari Selasa lalu saya berkesempatan untuk menjadi salah-satu fabulous speaker dalam Mobile Academy 2014 (MOBAC 2014) yang diadakan oleh Indosat Community. Selain saya ada Rene Suhardono, Wishnutama, Indra Herlambang, Kemal, Dennis Adhiswara, dan masih banyak lagi.

Seharusnya ini bisa jadi momen untuk numpang beken, kalau bukan karena profile picture saya yang terlihat seperti stand up comedian yang baru bangun tidur ketimbang seorang pembicara workshop bergengsi... 

Pesan moralnya, jangan pernah upload foto selfie yang ngaco di sosial media. Pokoknya jangan!

Ujian Persahabatan Dalam Pilpres

Semua perhatian sosial media saat ini sedang terserap ke pemilihan presiden 2014, bahkan yang menjadi sangat fenomenal, mengalahkan hebohnya World Cup 2014. 

Kita simpan soal kenapa pilpress kali ini begitu fenomenal di jagad maya, khususnya sosial media, kita juga tidak akan membicarakan capres-nya juga. Posting kali ini yang saya ingin angkat adalah beberapa fenomena yang belakangan sering didengungkan, yaitu black-campaign.

Kata ini sering dilontarkan, tapi sepertinya orang-orang gak tahu apa sebenarnya black-campaign ini, hingga akhirnya muncul seruan untuk kampanye damai, yaitu tidak mengungkit keburukan salah-satu capres, karena keduanya toh anak bangsa. Jujur, ini tol*l menurut saya. Maaf, kasar, mungkin bahasa halusnya, t o l * l . . . 

Sabtu Pagi di Petak Sembilan, Bersama @jktonfoot

Hari Sabtu lalu (17/05) ada yang sedikit berbeda di kawasan Petak 9. Kawasan yang biasanya dipenuhi dengan para pedagang etnis tionghoa ini seolah dimanjakan matanya oleh tiga traveling writer yang cantik-cantik, Hanny Kusumawati (@beradadisini), Windy Ariestanty (@windyariestanty), dan Novi Kresna Murti (@novikresna). Mereka bersama teman-temannya dan @jktonfoot menelusuri kawasan Petak 9 sambil menggali kisah yang mungkin terabaikan oleh sebagian besar penduduk Jakarta. Dan saya salah-satu dari rombongan tsb :D

Trip Ke Makassar (bag.1)

Dua puluh satu tahun lalu saya meninggalkan sebuah kota cantik di selatan pulau Sulawesi, dan sekarang di sini lah saya berada. Mencoba menarik kembali ingatan masa kecil saya di kota kelahiran saya, Makassar.

Sayangnya begitu mendarat di kota ini, dan dalam perjalanan dari airport ke dalam kota, saya sama sekali tidak punya bayangan akan menjadi seperti ini kota yang dulu pun samar dalam ingatan saya, kecuali makanannya yang khas dan pantai Losari yang saban Sabtu menjadi tempat hiburan sewaktu kecil.

Seharian (Nostalgia) di mall Taman Anggrek

nostalgia dalam merriam-webster.com berarti sebuah kerinduan sendu atau perasaan sentimentil untuk kembali ke sebuah periode atau masa lalu. Singkatnya adalah homesick. Dan kira-kira demikianlah rasa saya saat berada di mall Taman Anggrek ini, dan mungkin judul yang tepat hari ini adalah Seharian Bernostalgia di mall Taman Anggrek.

Berbagi Dalam Keterbatasan

Semarang, kota ke empat dari rangkaian 10 kota yang gw kunjungi dalam road tour coaching clinic mobile-photography. Coaching clinic kali ini punya tantangan tersendiri, karena audience-nya adalah rekan-rekan media di kota setempat.

Yang namanya orang media, pasti memiliki pengalaman dan teknik memotret yang jauh lebih baik, kebanyakan malah jauh lebih senior dari gw. Sebut saja mas Chandra Nugroho dari Semarang. Beliau adalah senior fotografer di PFI (Pewarta Foto Indonesia) Semarang, dan Semarang bukan tempat sembarang fotografer, karena banyak fotografer kawakan yang berasal dari sini.