Posting waktu Bingung

Gw baru balik dari hujan-hujanan. Sudah pernah gw singgung kalo gw suka sekali main hujan, baik sewaktu kecil maupun saat mental gw berubah menjadi kecil. Gw sering pernah singgung juga itu di salah-satu posting gw, dan gw gak pernah kapok tiap kali hujan-hujanan badan gw meriang, bahkan setelah gw gak punya pacar sekalipun (baca: yang akan nemenin gw dikamar sambil nyuapin bubur).

Kalo teman gw ada yang begitu menyukai senja, entah kenapa gw begitu menyukai hujan, bahkan seandainya jika bisa, gw akan bercinta dengannya -- sangkin sukanya gw sama hujan. Gw senang bangat dengan hujan yang turun berjam-jam, bahkan berhari-hari. Seolah waktu berhenti sekian lama dan gw akan aman ditengah-tengahnya -- gw akan kedinginan di tengah keramaian deru hujan, sehingga tangisku akan tersamar dalam ribuan air mata anak bumi.

Sayang gw tinggal di kota yang jika hujan turun lebih dari 45 menit, maka perjalanan pulang gw ditempuh selama 4,5jam. Mungkin itu juga sebabnya gw menyukai dataran tinggi, setidaknya jika gw berharap hujan turun berhari-hari, gw gak perlu cemas harus berususah-susah mengungsi.

Dari hujan-hujanan sampai gw menulis posting ini malam-malam, hujan belum juga reda. Ok, besok gw charter perahu karet.

Gak ada alsan khusus untuk nulis blog, cuma sama seperti hujan, kopi, dan buku, menulis juga salah-satu yang bisa membuat gw tenang -- dan itu yang sedang gw lakukan saat ini.

Sayangh seperti yang gw singgung di atas, gw gak bisa berlama-lama di dalam hujan, kalau tidak mau dikerok keesokan harinya. kalau untuk kopi, entah bagaimana belakangan ini gw sering mual minum kopi, seperti mual yang dialami wanita hamil (kek gw tahu aja mualnya seperti apa??). Ow iya gw sempat nyoba kopi instan baru, seperti yang direkomendasikan oleh komentator gw pada posting ini, dan penilaian dari gw, Nescafe Kopi Tubruk adalah sirop kopi -- gak lebih dan gak kurang.

Sirop Nescafe

Gw juga sedang berusaha asik baca buku gw yang turut hilang bersama-sama dengan mobil, namun akhirnya kembali dengan selamat, "20 Cerpen Indonesia Terbaik 2009". Buku ini merupakan kelanjutan dari annual evant Anugerah Sastra Pena Kencana. Gw pernah review yang 2008 dan kamu bisa cek di_sini. Tahun ini ada beberapa surat kabar yang tidak diikutsertakan, selain itu ada juga beberpa perubahan lainnya. Para Nominasinya juga bagus-bagus, kalo menurut pengamatan Wicaksono Adi, salah-satu jurinya, kebanyakan cerpen mengalami perluasan bobot. Untuk review lebih lengkap akan gw bahas di posting yang lain.

Cuma saat ini gw gagal untuk asik dengan nih buku

Sebenarnya ada lagi yang bisa membuat gw tenang dan tertidur seperti anjing malas. Saat gw menyenderkan kepala gw yang kosong ini ke bahu seseorang, atau membaringkannya di pangkuan seorang wanita -- apa lagi pangkuannya berbalut celana pendek, memamerkan paha putih-bersih, bersuara merdu dan harum bau badannya, tapi lamunan gw buyar seketika saat mata gw beralih ke lehernya yang jenjang, KOK ADA JAKUNNYAA?!! ITU MENJIJIKAN!!

Cuma gw lagi gak punya pacar, alias jomblo. Jadi cara menenangkan diri serupa itu tidak bisa gw gunakan saat ini. Ada sih teman gw sarankan untuk 'Sahabat jadi Cinta', salah-satu judul lagu dari Zigaz, band pendatang baru yang lagunya sudah bisa kamu dengarkan di Prambos. Saran yang bagus sih cari pacar dari sahabat, tapi masalahnya gw gak gitu punya banyak sahabat, khususnya yang wanita. Tentunya saran teman gw itu gak perlaku kan terhadap sesama jenis.


Video klip 'Sahabat Jadi Cinta' by Zigaz. Mohon komentar lagu dan klipnya.

Tapi gw gak sedesperado itu dalam kesendirian gw kawan, sampai satu dari kamu memesankan gw seorang cewe ke apartemen gw. Ini gw serius. Sabtu pagi pintu apartemen gw diketok. Yang tampak dari lubang pengintip adalah seorang cewe dengan pakaian sexy plus boobs yang segede pantat. Stelah ade gw membukakan pintu dan tanya keperluannya, dia bilang kalo ada yang pesan massage. Damn!

Bagi kamu yang memesankannya gw ucapkan trima kasih, tapi tolong PESANNYA JANGAN PAS ADA ADE-ADE GW DOONG!! Dan kalo gw boleh request, please, gw gak suka cewe yang boobs-nya lebih besar dari pantat....


Malam semakin larut, tulisan gw makin sembrawut, tapi raut hati gw belum juga bisa tenang. Kenapa kabar pernikahan itu membuat gw ingin berlari di antara hujan, sampai dada gw pecah karena kekurangan oksigen? Mungkin benar kata dia, gw orang yang gak pantas untuk ditolong.

Kalo kamu sudah mulai bingung, maka gw ucapkan trima kasih karena sudah sudi temani gw ikut bingung.





Powered by XL BlackBerry® smartphone

5 comments:

Anonim mengatakan...

tinggalkan saja blog ini.. gak ada isinya.. huh!

Ribz mengatakan...

ow...skarang g tau knapa lo pilih apt lo di lt. atas...

btw siapa yg mo married??

ehmmm...hayoooo ngaku!!! biar g gosipin :))

joh juda mengatakan...

@Selvy
Itu dikarenakan anda datang di waktu yang salah. Trima kasih

@Ribz
Loh memang kenapa? *beneren gak tahu*
Hehe ada deh

Ribz mengatakan...

karna lo takut sama banjir la...nah kan ga mungkin tuh banjir mencapai lt 18 apt lo wkwkwkkkkk ;p

btw sorry ya...neh komen jujur dari g neh, ab lagu dan video klipnya neh...jujur, pertama kali g play...dalam hitungan detik, langsung g pause coz pusing denger drumnya dominan banget...*sotoy mode on*

tapi karna ga enak ditanya2 pendapat mengenai lagunya sama yg nulis neh posting...jadi diriku menyempatkan untuk mendengar&menonton sampe habis...

ehmm ternyata mayan bagus...kata2nya...cumann...g mo nanya satu hal...

jadinya sebenernya tuh cewe sukanya sama cowo yg mana si?? kok endingnya ada yg rangkul dia dan gandeng dia gitu??

*lemot mode on* ;p

joh juda mengatakan...

Hahaha mungkin itu masukan yang bagus untuk teman gw mengenai intronya yang terkesan rock bangat hehe.

Jadi akhirnya itu cewe pacaran juga sama sahabat pacarnya hehe bingung kan? Jelas bingung, soalnya gw juga sotoy :p

Btw tq untuk commentnya

Posting Komentar