Black Cat, supper club

13 Februari kemarin, salah-satu adikku, Richard lulus sidang. Setelah seminggu stress dengan skripsinya (yang saya lihat justru masih sempat main game). Bagi yang mau ngucapin selamat bisa langsung ke blognya. Ya saya tahu, blognya itu basi bangat -- terakhir ngapdate dua bulan lalu, itu pun isinya hanya teriak gajebo. Tapi setidaknya buat anak IT punya blog itu wajib, urusan posting, nomor 10.


Yang namanya selesai sidang itu gak lepas dengan makan-makan. Gak perduli ada atau gak ada uang, pokoknya temen-temen yang sudah bela-belain datang nonton harus dikasih makan. Jadi, selain ke kondangan, kamu tahu kan kemana cari makan gratis?

Memang hari Jumat tanggal 13 Febuari itu tidak menjadi hari sial buat sidangnya Richard, tapi menjadi sial buat dompetnya, termasuk dompet saya! Selain syukuran bareng teman skripsinya (fyi, anak Binus tuh skripsinya kroyokan, alias kelompok), besoknya bertepatan dengan Val's day dan itu artinya.... MAKAAN MAKAAN! Hari Minggunya MAKAN lagi sama teman-teman greja. Malamnya M A K A N lagi sama sama teman. Ok Cad, masih berinat untuk ambil S2?

Nah kali ini saya mau cerita satu tempat makan yang kami kunjungi dalam serangkaian makan-makan tsb. Namanya Black Cat. Sekedar informasi, Black Cat yang berlokasi di Arkadia Senayan ini merupakan supper club jazz dengan live music performen, baik full maupun solo instrumen. Dulu saya sering ke sini, sempat sekali juga main musik di sini. Kebetulan saat kami ke sini, suasananya lagi sepi dan tutup lebih awal (jam 00), mungkin karena Minggu malam.

Suasana Black Cat.


Makanan yang disajikan kebanyakan western food, dengan beraneka ragam steak dan pasta. Noraknya Uniknya makanan yang disajikan di sana diberi nama sesuai dengan nama legenda-legenda musik jazz.

Selain itu beraneka ragam steak tsb masih bisa dikombinasikan dengan berbagai pilihan olahan. Untuk kentangnya, kamu bisa pilih ingin yang fried potato, chip potato, atau mush mashed potato. Begitu juga dengan sayurannya, bisa milih antara salad sayur, sayurn yang direbus, atau gak pakai sayur (ya iyalah!!).

Lupa nih pesanannya Richard apaan.


'Miles Davis' Chicken BBQ with vegetable salad and fried potato.


Salmon 'Benny Goodman' Steak, with vegetable salad and masshed potato.


Selain makanan, tentunya seperti umumnya club malam, pasti menyediakan berbagai minuman. Karena ini kelulusannya Richard, dan dia gak suka minum sebelumnya, jadi ini saat yang tepat untuk memulainya, dan juga dengan minuman yang tepat, yaitu 'Orgasm'! Campurannya banyak dan saya gak hafal, tapi yang pasti rasanya seperti obat batuk (agak mirip rasanya dengan Martini Black Forest, kecuali bahan vodka dan martini tentunya). Saya sendiri pesan 'Black Russian' (vodka dan khalua dikocok). Rasanya ok lah, cuma entah kenapa saya pribadi lebih suka vodka yang polos ketimbang dibuat cocktail.

Richard yang Orgasme

Keknya beneren cocok nih minum black russian, sudah mulai nyengir-nyengir sendiri


Dengan suasana yang 'nyaman' karena remang-remang, tempat ini cocok bangat buat ngajak pacar sebelum ke Century Hotel. Harganya juga bisa buat naikin gengsi ke gebetan/pacar. Ranking B buat tempat ini, karena hanya bisa dikunjungi saat tanggal muda.


5 comments:

Anonim mengatakan...

huhhhh makan ga ngajak2 ;p
wkwkwkwkkkkk

joh juda mengatakan...

waduh, kalo gw ngajak lo, gw harus ngajak orang sekampung Makaliwe. Dan kalo gw ngajak tuh orang-orang kampung, bulan ini gw benar-benar akan ngemis di bawa jembatan Grogol....

Anonim mengatakan...

8->
sedang membayangkan yuda ngemis di bawah jembatan grogol...wkwkwwkkkkk ;p
ga sampe lah...lo jual ajah mobil lo ;p

Anonim mengatakan...

yud... knp posting mantap u harus diakhiri dg... "century hotel".. ?? hwhwhwhw

joh juda mengatakan...

@Ribka
Ow lo gak perlu bayangkan kok, kan lo sudah sering lihat gw ngemis roti piscok ke lo :D

@Yessica
Ya, mungkin karena teringat sso, atau teringat pengalaman masa lalu, atau mungkin malah karena habis baca blog lo yang sexual provokatif...

Posting Komentar